01959 2200301 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020002200100082001000122084001600132100003500148245014600183250001400329300002600343650001400369700003100383504001600414264003300430336002100463337003000484338002300514520102900537856004101566990002501607990002501632INLIS00000000002325920251222091150 a0010-1225000043ta251222 e 0 ind  a978-623-6083-72-7 a649.1 a649.1 AHM j0 aAhmad Rifa'i Rif'anePengarang1 aJangan jadi orang tua durhaka :bPanduan parenting islami untuk keluarga muslim masa kini /cAhmad Rifa'i Rif'an ; penyunting, Jajang Hartono aCetakan 1 a224 halaman ;c21 cm. 4aPARENTING0 aJajang HartonoePenyunting aHalaman 197 aJakarta :bRene Turos,c2024 2rdacontentaTeks 2rdamediaaTanpa Perantara 2rdacarrieraVolume aBisakah orang tua menjadi durhaka? Atau kata durhaka hanya bisa disematkan kepada anak saja? Lantas, apa dan bagaimana kriteria orang tua yang durhaka pada anak-anaknya? Umar bin Khattab jauh-jauh hari telah menyampaikan bahwa orang tua juga bisa menjadi durhaka jika tidak "berbakti" kepada anaknya. Selama ini banyak orang tua yang hanya menuntut anaknya untuk berbaktu kepadanya, namun mereka lupa bahwa anak-anak juga punya hak yang harus dipenuhi oleh orang tua. Jangan Jadi Orang Tua Durhaka hadir untuk menjawab keresahan tersebut. Menjadi orang tua yang baik memerlukan bekal ilmu yang tidak sederhana. Menciptakan generasi terbaik bukan sesuatu yang dapat dilakukan secara instan. Ahmad Rifai Rif'an memberikan panduan Islami kepada calon dan orang tua agar bisa mengasuh dan mendidik anak dengan baik. Oleh karena itu, setiap orang tua harus mempelajari ilmu parenting sesuai dengan tuntunan ajaran Islam ini. Sehingga, antaranggota keluarga bisa tercipta kerukunan, kasih sayang, dan cinta. Selamat mengamlkan! aPerpustakaan Umum Daerah Kota Kediri a50917/PU-KDR/PB/2025 a50918/PU-KDR/PB/2025