01928 2200301 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020002200100082001200122084001800134100003000152245010700182250001500289300004600304650001700350700003100367505003100398264003400429336002100463337003000484338002300514856004100537520099800578990002501576990002501601INLIS00000000002345120260204025859 a0010-0226000024ta260204 g 0 ind  a978-602-412-422-9 a809.382 a809.382 MOH u0 aMohammad HattaePengarang1 aUntuk negeriku : Berjuang dan dibuang :bSebuah otobiografi /cMohammad Hatta ; editor, Mulyawan Karim aCetakan 11 aviii + 192 halaman :bilustrasi ;c21 cm. 4aAUTOBIOGRAFI0 aMulyawan KarimePenyunting aIndeks : halaman 189 - 191 aJakarta :bBuku Kompas,c2024 2rdacontentaTeks 2rdamediaaTanpa Perantara 2rdacarrieraVolume aPerpustakaan Umum Daerah Kota Kediri aTerhadap mereka yang mengkritik hadirnya kami pada Kongres di Bierville itu, kami ingin menyatakan bahwa kehadiran kami itu menunjukkan kepada kaum demokrasi Barat bahwa ada hubungan yang tidak dapat diputus antara dasar kemanusiaan dengan perjuangan revolusioner untuk kemer-dekaan bangsa. Langkah pertama untuk memperkenalkan Tanah Air kita Indonesia di luar negeri dibuat dengan berhasil. Nama "Indonesia" tidak perlu dimajukan dengan resolusi. Selama aku di sana dan setelah mendengar pidatoku pada pembukaan Kongres itu, semuanya menyebut Indonesia. Orang-orang Belanda, yang pada pidato permulaan masih menyebut "Hindia Belanda", kata itu tidak diulang mereka lagi, dalam perdebatan maupun dalam pembicaraan lainnya. Dalam tulisan-tulisan mereka ke luar, kepada kawan dan keterangan umum, mereka sebut "Indonesia". Apalagi setelah bertukar pikiran dengan aku. Dalam agenda pimpinan Kongres, nama Indonesia telah terekam, tidak dapat ditukar kembali dengan "Indes-neerlandaises". a51245/PU-KDR/PB/2025 a51246/PU-KDR/PB/2025