
| Judul | Carok : Praktik kekerasan hegemonik dalam kontestasi kuasa di ranah sosial-kultural dan politik / Siti Aminah, Toetik Koesbardiati, Roikan, Alfen Lucky Hartanto |
| Pengarang | Siti Aminah (Pengarang) Toetik Koesbardiati (Pengarang) Roikan (Pengarang) Alfen Lucky Hartanto (Pengarang) |
| EDISI | Cetakan 1 |
| Penerbitan | Jakarta : Prenada, 2024 |
| Deskripsi Fisik | xviii, 146 halaman :ilustrasi ;21 cm. |
| Konten | Teks |
| Media | Tanpa Perantara |
| Penyimpan Media | Volume |
| ISBN | 978-602-383-201-9 |
| Subjek | KEKERASAN SOSIAL |
| Abstrak | Buku ini menyampaikan pesan tentang perlu dan pentingnya membangun kultur perdamaian yang bermuatan nilai-nilai budaya lokal yang diprak-tikkan etnik Madura. Untuk memahami carok tidak lepas dari lensa kultur etnik Madura. Pada awalnya, (sejarah) carok adalah kekerasan langsung yang merupakan perilaku yang mengancam kehidupan individu, kemudian bergeser menjadi kekerasan tidak langsung. Carok/nyelep sebagai kekerasan kultural yang mewakili keberadaan norma-norma sosial/kultural yang berlaku atau menonjol yang menjadikan kekerasan langsung dan struk-tural tampak seakan-akan alamiah atau benar atau setidaknya dapat diterima oleh masyarakat. Carok merupakan wujud dari kekerasan kultural yang saat ini beradu dengan kekerasan struktural-politik untuk merebut kekuasaan atau posisi formal dalam struktur politik dari para pelakunya. Dalam kekerasan carok, ada representasi dari kekuatan-kekuatan yang saling bersinggungan (blater, individu, tokoh-tokoh informal) dan ada penempatan untuk memberi-kan penghormatan pada ti |
| Catatan | Halaman 133 - 140 Glosarium : halaman 141 - 143 |
| Bahasa | Indonesia |
| Bentuk Karya | Bukan fiksi atau tidak didefinisikan |
| Target Pembaca | Umum |
| Lokasi Akses Online | Perpustakaan Umum Daerah Kota Kediri |
| No Barcode | No. Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
| 00000050810 | 363.3 SIT c | Dapat dipinjam | Perpustakaan Umum Kota Kediri - ROBUSCA NGANGENI.ID | Tersedia |
| 00000050811 | 363.3 SIT c | Dapat dipinjam | Perpustakaan Umum Kota Kediri - ROBUSCA NGANGENI.ID | Tersedia |
| Tag | Ind1 | Ind2 | Isi |
| 001 | INLIS000000000023367 | ||
| 005 | 20260119095813 | ||
| 007 | ta | ||
| 008 | 260119################g##########0#ind## | ||
| 020 | # | # | $a 978-602-383-201-9 |
| 035 | # | # | $a 0010-0126000083 |
| 082 | # | # | $a 363.3 |
| 084 | # | # | $a 363.3 SIT c |
| 100 | 0 | # | $a Siti Aminah$e Pengarang |
| 245 | 1 | # | $a Carok : $b Praktik kekerasan hegemonik dalam kontestasi kuasa di ranah sosial-kultural dan politik /$c Siti Aminah, Toetik Koesbardiati, Roikan, Alfen Lucky Hartanto |
| 250 | # | # | $a Cetakan 1 |
| 264 | # | # | $a Jakarta :$b Prenada,$c 2024 |
| 300 | # | # | $a xviii, 146 halaman : $b ilustrasi ; $c 21 cm. |
| 336 | # | # | $a Teks$2 rdacontent |
| 337 | # | # | $a Tanpa Perantara$2 rdamedia |
| 338 | # | # | $a Volume$2 rdacarrier |
| 504 | # | # | $a Halaman 133 - 140 |
| 505 | # | # | $a Glosarium : halaman 141 - 143 |
| 520 | # | # | $a Buku ini menyampaikan pesan tentang perlu dan pentingnya membangun kultur perdamaian yang bermuatan nilai-nilai budaya lokal yang diprak-tikkan etnik Madura. Untuk memahami carok tidak lepas dari lensa kultur etnik Madura. Pada awalnya, (sejarah) carok adalah kekerasan langsung yang merupakan perilaku yang mengancam kehidupan individu, kemudian bergeser menjadi kekerasan tidak langsung. Carok/nyelep sebagai kekerasan kultural yang mewakili keberadaan norma-norma sosial/kultural yang berlaku atau menonjol yang menjadikan kekerasan langsung dan struk-tural tampak seakan-akan alamiah atau benar atau setidaknya dapat diterima oleh masyarakat. Carok merupakan wujud dari kekerasan kultural yang saat ini beradu dengan kekerasan struktural-politik untuk merebut kekuasaan atau posisi formal dalam struktur politik dari para pelakunya. Dalam kekerasan carok, ada representasi dari kekuatan-kekuatan yang saling bersinggungan (blater, individu, tokoh-tokoh informal) dan ada penempatan untuk memberi-kan penghormatan pada tiga representasi aktor dalam tradisi budaya etnik Madura (guru, orang tua, dan pejabat publik). Perkembangan carok sejak tahun 1980-an sudah bergeser sebagai tindakan kekerasan yang disebut 'nyelep', tidak bersifat individual, bisa juga berubah menjadi carok kolektif, tidak hanya memuat dimensi kultural, namun sosial dan politik. Rentang isu mulai dari menjaga harga diri, kehormatan mulai dari individu/personal, perempuan sampai pada kontestasi kekuasaan. Bertitik tolak dari muatan yang terkandung dalam buku ini mampu memaknai berbagai fenomena faktual yang dianalisis dengan sudut pandang baru, maka buku ini akan niscaya untuk digunakan sebagai pegangan dan rujukan bagi para civitas academica, budayawan, praktisi, hingga masyarakat umum. |
| 650 | # | 4 | $a KEKERASAN SOSIAL |
| 700 | 0 | # | $a Alfen Lucky Hartanto$e Pengarang |
| 700 | 0 | # | $a Roikan$e Pengarang |
| 700 | 0 | # | $a Toetik Koesbardiati$e Pengarang |
| 856 | # | # | $a Perpustakaan Umum Daerah Kota Kediri |
| 990 | # | # | $a 51086/PU-KDR/PB/2025 |
| 990 | # | # | $a 51087/PU-KDR/PB/2025 |
Content Unduh katalog